Facebook
Dapatkan artikel hendraiueo.blogspot.com secara gratis via mail, join here!
Jumat, 26 Agustus 2011

7
Software Kamus Hukum Asli Buatan Anak Indonesia

Saya ada aplikasi bagus nih, buat sobat blogger yang pengen belajar lebih mendalam tentang hukum di Indonesia saya memberikan kabar gembira karena saat ini sudah ada Kamus Hukum tapi dalam versi software/aplikasi :). Ini kamus Hukum pertama lho yang dalam bentuk software. Buat yang merasa warga Indonesia tentunya sangat disarankan untuk memiliki software ini terutama bagi para penerus bangsa supaya kita tidak buta tentang hukum – hukum di Negara Indonesia tercinta. (sedikit promosi :) )

Walaupun sebenarnya kalau kita mendengar kata Hukum kita sering tidak peduli dikarenakan keadilan di Negara kita ini belum berjalan secara maksimal tapi setidaknya kita belajar supaya tau mana yang baik dan mana yang benar. :)

Sedikit kutipan tentang software ini :
Tanpa diduga sebelumnya, antusias masyarakat untuk sadar dan dapat mengerti istilah-istilah hukum di negara ini sangat amat tinggi. Hal ini terlihat, dari jumlah pengunduh JUNG ™ Dictionary of Law ( JUNG KAMUS HUKUM ) versi 1.0 telah mencapai lebih dari 4000 pengunduh dari seluruh Indonesia. Padahal, versi tersebut hanyalah versi percobaan (beta version) yang di released oleh founder. Oleh karena itu, founder terus mencoba untuk mengembangkan dan memberikan inovasi penyempurnaan didalam Software istilah hukum dan peraturan perundang-undangan Pertama di Indonesia yang telah mendapatkan rating 5 star ( excellent = 4,67 average ) dari para member kaskus.us dan nyit-nyit.net tersebut. Akhirnya pada hari ini Kamis 21 Mei 2011 Founder resmi mereleased JUNG ™ Dictionary of Law ( JUNG KAMUS HUKUM ) Versi 2.0.

Yang paling penting software ini buatan asli anak negeri jadi wajib bangga dan software ini freeware lho jadi kita g perlu deh nyamperin embah google buat nyari crack ataupun keygennya :). Ayo segera download itung2 buat jaga2 kalau sewaktu – waktu sobat blogger mendapat tugas dari sekolah atau kampus.
Pesan dari admin : Cintailah Produk dalam negeri karena kalu bukan kita siapa lagi :)

Link download :
via 4shared : DOWNLOAD
via mediafire : DOWNLOAD
more →
Jumat, 19 Agustus 2011

2
Makalah Ramadhan "Pengamalan dan Pengalaman"

KATA PENGANTAR

Assalamu’alaikum wr.wb

Syukur alhamdulillah kami panjatkan kehadirat Ilahi rabbi yang telah memberi rahmat dan hidayah-Nya kepada kami sehingga kami dapat menyelesaikan tugas pembuatan makalah dengan judul “PENGALAMAN DAN PENGAMALAN RAMADHAN 1429 H” ini dengan lancar.
Makalah ini sedianya sya buat untuk melengkapi tugas di Bulan Ramadhan 1429 H. Namun dibalik tujuan umum tersebut ada beberapa tujuan lain diantaranya adalah untuk menilai sejauh mana kita dapat membuat kesimpulan akhir tentang bulan Ramadhan ditahun ini dan dapat mengukur sejauh mana wawasan kita tentang bulan Ramadhan.
Makalah ini tidak dapat kami susun tanpa adanya dukungan dari beberapa pihak. Untuk itu kami ingin mengucapkan terima kasih kepada :
Bapak / ibu guru pembimbing mata diklat Pendidikan Agam Islam.
Orang tua kami atas bantuan yang diberikan baik moril maupun meteriil.
Dan semua pihak yang telah membantu yang tidak bisa kami sebutkan satu per satu.
“Tiada gading yang tak retak”. Mungkin inilah ungkapan yang tepat bagi kami. Masih banyak kesalahan yang harus diperbaiki, baik dalam penyusunan, tata letak, ataupun pemilihan kata. Atas semua keterbatasan kami dengan keikhlasan hati kami meminta maaf. Tidak lupa kami meminta kritik, saran serta masukan yang bersifat membangun sangat kami nantikan demi kesempurnaan penyusunan untuk yang selanjutnya.

Wassalamu’alaikum wr.wb


Pengasih, 19 Oktober 2008



HENDRA K




BAB I
PENDAHULUAN

AlBaqarah(183)

Hai orang-orang yang beriman! Diwajibkan kepadamu mengerjakan puasa, sebagaimana telah diwajibkan kepada orang-orang yang terdahulu dari kamu, supaya kamu terpelihara (dari kejahatan).


Bulan Ramadhan adalah bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Alqur’an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang haq dan yang bathil).
DALAM sejarah peradaban manudia, tidak ada perubahan yang demikian radikal sebagaimana perubahan yang terjadi setelah turunnya Alqur’an. Turunnya Alqur’an bisa mengubah kondisi manusia menjadi lebih baik dan beradab. Hal ini dikarenakan kitab yang mulia ini bukanlah kitab yang sembarangan. Alqur’an memiliki keunggulan-keunggulan yang membuatnya istimewa dibandingkan kitab-kitab suci sebelumnya. Alqur’an adalah sebaik-baik kitab suci, yang diturunkan kepada Rasul termulia, untuk umat terbaik yang pernah dilahirkan bagi umat manusia dengan syari’at yang paling utama, paling mudah, paling luhur dan paling sempurna.
Alqur’an adalah kitab ilahi, kitab suci yang menjadi mukjizat yang dijamin pemeliharaannya serta keautentikannya. Alqur’an kitab yang digambarkan oleh Allah sebagai kitab yang sangat dahsyat. Dalam surat Al-Hasyr [59] ayat 21: Kalau sekiranya kami menurunkan Alqur’an ini kepada sebuah gunung, pasti kamu akan melihatnya tunduk terpecah belah disebabkan sebuah gunung, pasti kamu akan melihatnya tunduk terpecah belah disebabkan takut kepada Allah. Dan perumpamaan-perumpaan itu kami buat untuk manusia supaya mereka berfikir. Sesungguhnya Alqur’an diturunkan tidak lain untuk satu tujuan yang agung, yakni: agar diperhatikan, sebagai pelajaran, sebagai landasan perilaku dan sebagai landasan hukum.
Alqur’an diturunkan untuk dibaca, direnungkan dan dipahami makna, perintah dan larangannya, kemudian diamalkan. Sehingga ia akan menjadi pemberi syafa’at baginya pada hari Kiamat. Allah SWT menjamin bagi siapa yang membaca Alqur’an dan mengamalkan isi kandungannya tidak akan tersesat di dunia dan tidak celaka di akhirat, sebagaimana firman Allah dalam QS. Thaaha [20] ayat 123: Maka barangsiapa yang mengikuti petunjuk-Ku, ia tidak akan sesat dan tidak akan celaka.

Ramadhan, Bulan Alqur’an
Ramadhan adalah bulan diturunkannya Alqur’an. Bulan Ramadhan memiliki kekhususan dengan Alqur’an, sebagaimana firman Allah dalam Surat Al-Baqarah [2] ayat 185: Bulan Ramadhan adalah bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Alqur’an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang haq dan yang bathil).
Ramadhan adalah bulan dilipatgandakan pahala amal kebajikan. Sebagai seorang muslim yang mengharap rahmat Allah SWT dan takut akan siksa-Nya, tentu kita akan berupaya untuk memperbanyak membaca Alqur’an di bulan Ramadhan dan bulan-bulan lainnya untuk mendekatkan diri kepada Allah, mengharap ridha-Nya, memperoleh keutamaan dan pahala-Nya.
Dalam upaya mewarnai hari-hari kita dengan membaca Alqur’an baik itu di bulan Ramadhan maupun dibulan lainnya, hendaknya membaca disertai merenungkan dan memahami maknanya, kemudian melaksanakan perintah-perintah dan larangan-larangannya. Jika kita menjumpai ayat yang memerintahkan sesuatu maka semoga kita pun mematuhi dan menjalankannya, atau menjumpai ayat yang melarang sesuatu maka kitapun meninggalkan dan menjauhinya. Jika kita menjumpai ayat rahmat, kita memohon dan mengharap kepada Allah rahmat-Nya atau menjumpai ayat adzab, kita berlindung kepada Allah dan takut akan siksa-Nya. Di samping itu, di dalam Alqur’an juga terdapat banyak inspirasi-inspirasi dan petunjuk-petunjuk bagi kita untuk menggunakan potensi akal kita, untuk mengkaji dan mengembangkan ilmu pengetahuan.
Allah berfirman dalam surat Shaad [38] ayat 29: lni adalah sebuah kitab yang Kami turunkan kepadamu penuh dengan berkah supaya mereka memperhatikan ayat-ayat-Nya dan supaya orang-orang yang mempunyai akal mendapatkan pelajaran.

Dalam hadits shahih dari Ibnu Abbas, digambarkan Rasulullah bertemu dengan Jibril pada bulan Ramadhan setiap malam untuk membacakan kepadanya Alqur’an. Dalam hadits Ibnu Abbas menunjukkan mudarasah (kajian) antara Nabi dan Jibril terjadi pada malam hari. Ini menunjukkan dianjurkannya banyak-banyak membaca Alqur’andi bulan Ramadhan pada malam hari, karena malam merupakan waktu berhentinya segala kesibukan, kembali terkumpulnya semangat dan bertemunya hati dan lisan untuk merenungkan. Seperti dinyatakan dalam firman Allah dalam QS. Al-Muzzammil ayat 6: Sesungguhnya bangun di waktu malam adalah lebih tepat (untuk khusyu’), dan bacaan di waktu itu lebih berkesan. Namun begitu, bukan berarti membaca dan mengkaji Alqur’an di siang hari tidak mendatangkan berkah.

Jangan Berpaling dari Alqur’an
Kondisi generasi awal umat Islam digambarkan bagaimana mereka terus berinteraksi terhadap Alqur’an sehingga mengubah kehidupan mereka dengan amat drastis dan revolusioner. Salah satu contohnya adalah sahabat Umar ibn Khaththab. Alqur’an telah merubah perilaku Beliau dari perilaku jahiliyah menuju kesucian Islam serta mengeluarkan Umar dari kegelapan menuju cahaya yang terang benderang. Sikap ini juga diikuti oleh para generasi tabi’in. Melalui mereka kemudian tercipta suatu tatanan masyarakat Islam yang baru, di atas prinsip-prinsip keadilan dan kebaikan serta peradaban ilmu dan iman.

Sampai kemudian datang suatu generasi umat Islam yang tidak lagi berinteraksi dengan Alqur’an secara baik. Mungkin masih membacanya bahkan mungkin masih menghafalnya namun tidak lagi memperhatikan ajarannya dengan arti sebenarnya, apalagi mengamalkannya. Mereka tidak lagi memprioritaskan apa yang menjadi prioritas Alqur’an. Tidak menganggap besar apa yang dinilai besar oleh Alqur’an dan tidak menganggap kecil apa yang dianggap kecil oleh Alqur’an. Di antara mereka ada yang beriman hanya dengan melaksanakan sebagian isinya dan meninggalkan sebagian yang lain.
Padahal Allah memberi peringatan bagi orang yang berpaling dari Alqur’an dalam surat Thaaha [20] ayat 100: Barang siapa yang berpaling dari Alqur’an maka sesungguhnya ia akan memikul dosa yang besar di hari kiamat. Serta di ayat yang lain: Dan barangsiapa berpaling dari peringatan-Ku, maka sesungguhnya baginya penghidupan yang sempit, dan Kami akan menghimpunkannya pada hari Kiamat dalam keadaan buta. (QS: Thaaha [20]: 124).
Saat ini, lebih banyak umat Islam yang meninggalkan kitab yang agung ini, tidak mengenalnya kecuali hanya pada saat-saat tertentu saja. Berikut adalah ungkapan kegelisahan seorang penyair tentang kondisi umat Islam:
“Di antara mereka ada yang hanya membacanya saat bulan Ramadhan.”
“Di antara mereka ada yang mengenalnya hanya saat ada kematian.”
“Di antara mereka ada yang hanya menjadikannya sebagai jimat.”
“Di antara mereka ada yang hanya menjadikan Alqur’an sebagai hiasan di rumah-rumah mereka.”
“Di antara mereka ada yang hanya melagukannya diiringi dengan lagu-lagu dalam kaset-kaset pada perayaan-perayaan tertentu.”
Allah SWT telah memuliakan umat ini dengan Alqur’an yang didalamnya terdapat berita tentang peristiwa yang terjadi sebelumnya, peristiwa yang akan terjadi dan yang juga merupakan sumber hukum. Barangsiapa meninggalkannya dengan kesombongan, Allah akan mengahncurkannya. Barangsiapa meninggalkan petunjuk yang ada di dalamnya, maka Allah akan menyesatkannya. Dalam keadaan umat Islam seperti ini akan sulit meraih kejayaannya kembali jika tidak diikuti dengan orientasi kembali kepada Alqur’an.

 HAL – HAL YANG DILARANG DALAM MENJALANKAN PUASA RAMADHAN
Puasa bertujuan mewujudkan manusia yang bertaqwa kepada Allah Swt. Orang yang bertaqwa bukan hanya mereka yang rajin shalat, membayar zakat dan haji, tetapi juga mereka yang meninggalkan perbuatan tercela dan perilaku yang diharamkan Allah Swt.
Khalifah Umar bin Abdul Aziz pernah berkata, ‘Yang bertaqwa kepada Allah itu, bukan seorang yang hanya melakukan puasa di siang hari dan menegakkan qiyamul Lail di malam hari, serta rajin beribadah di antara kedua waktu tersebut, melainkan meninggalkan apa yang diharamkan Allah dan melaksanakan apa yang diwajibkannya” .
Dengan demikian, ibadah puasa sebenarnya tidak saja menahan diri dari makan, minum dan hubungan seks (jima’), tetapi juga dari segala perilaku yang tercela dan terlarang.
Selama bulan Ramadhan, perilaku yang halal saja ada yang dilarang dilakukan, seperti makan, minum dan berhubungan seksual suami-istri, apalagi perilaku yang haran dam syubhat, jelas semakin dilarang dan harus ditinggalkan.
Dengan demikian, seorang yang benar-benar berpuasa, akan berusaha meninggalkan segala yang diharamkan, seperti judi, korupsi, menerima suap, berbohong, menggunjing/ ghibah, mubazzir dan termasuk memakan dan mempraktekkan riba (bunga).
Puasa bukan saja membina dan mendidik kita agar semakin taat beribadah, tetapi juga agar semakin bagus akhlak kita, termasuk akhlak dalam muamalah. Akhlak dalam muamalah mengajarkan agar kita dalam kegiatan bisnis menghindari bisnis batil, seperti, judi, gharar (penipuan) dan riba serta perilaku tercela lainnya seperti dusta dan manipulasi. Menurut Ibnu Arabi, dalam Tafsir Ahkamnya, setidaknya ada 56 jenis bisnis batil yang wajib dihindari. Orang-orang yang berpuasa diwajibkan meninggalkan segala macam bisnis batil tersebut. Bagaimana mungkin Allah menerima puasanya, sementara dia tetap menjalankan bisnis yang batil. Untuk terhindar dari bisnis batil, maka pelajarilah ekonomi Islam dengan baik, mana bisnis yang batil dan bisnis yang syariah.

 BERBAGAI PERSIAPAN YANG DILAKUKAN DALAM MENGHADAPI BULAN RAMADHAN
Persiapan Menyambut puasa Ramadhan Bulan Penuh Berkah dan ampunan. Ramadhan merupakan bulan penuh berkah, bulan yang penuh berkah dari berbagai sisi kebaikan. Sebab itu, umat Islam hendaklah mengambil keberkahan Ramadhan dari berbagai aktifitas positip dan bisa memajukan Islam dan pemeluk Islam. Meliputi dari sisi ekonomi, sosial, peradaban, budaya, dan pemberdayaan umat manusia. Namun demikian semua kegiatan yang positip itu tidak harus mengganggu kekhusuan dalam ibadah ramadhan terutama di sepuluh hari terakhir puasa bulan Ramadhan. Rasulullah SAW. menjadikan bulan puasa ramadhan sebagai bulan yang penuh aktivitas dan amaliah positif. Selain yang telah dijelaskan seperti tersebut di atas, beliau juga aktip melakukan aktifitas sosial kemasyarakatan.
Persiapan Mental
Persiapan mental untuk menjalankan ibadah puasa dan ibadah terkait lainnya sangatlah penting. Apalagi pada menjelang 10 hari hari terakhir, karena ajakan keluarga yang menginginkan belanja mempersiapkan hari raya Idul Fitri, pulang kampung, beli pakaian dll, sangat mempengaruhi umat Islam dalam menunaikan kekhusuan ibadah puasa Ramadhan. Kesuksesan ibadah bulan Ramadhan seorang muslim bisa dilihat dari akhirnya. Jika akhir bulan Ramadhan diisi dengan i’tikaf dan taqarrub yang lainnya, maka insya Allah dia termasuk yg berhasil dan sukses dalam menjalankan ibadah Ramadhan.
Persiapan ruhiyah (spiritual)
Persiapan ruhiyah dapat dilaksanakan dengan meningkatkan ibadah, seperti memperbanyak membaca AlQuran saum sunnah, berdzikir, berdo’a dll. Dalam hal mempersiapkan ruhiyah, Rasulullah SAW. memberi contoh kepada umatnya yaitu dengan memperbanyak puasa di bulan Sya’ban, sebagaimana yang diriwayatkan oleh ‘Aisyah RA. berkata:” Saya tidak melihat Rasulullah SAW. menyempurnakan puasanya, kecuali pada bulan Ramadhan. Dan saya tidak melihat dalam satu bulan yang lebih banyak puasanya kecuali pada bulan Sya’ban” (HR Muslim).
Persiapan fikriyah
Persiapan fikriyah atau akal dilakukan dengan mendalami ilmu, khususnya ilmu yang terkait dengan ibadah Ramadhan. Banyak orang yang berpuasa tidak menghasilan kecuali lapar dan dahaga. Hal ini dilakukan karena puasanya tidak dilandasi dengan ilmu yang cukup. Seorang yang beramal tanpa ilmu, maka tidak menghasilkan kecuali kesia-siaan belaka.
Persiapan Fisik dan Materi
Seorang muslim tidak akan mampu atau berbuat maksimal dalam berpuasa jika fisiknya sakit. Oleh karena itu mereka dituntut untuk menjaga kesehatan fisik, kebersihan rumah, masjid dan lingkungan. Rasulullah mencontohkan kepada umat agar selama berpuasa tetap memperhatikan kesehatan. Hal ini terlihat dari beberapa peristiwa di bawah ini :
• Menyikat gigi dengan siwak (HR. Bukhori dan Abu Daud).
• Berobat seperti dengan berbekam (Al-Hijamah) seperti yang diriwayatkan Bukhori dan Muslim
• Memperhatikan penampilan, seperti pernah diwasiatkan Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam kepada sahabat Abdullah ibnu Mas’ud ra, agar memulai puasa dengan penampilan baik dan tidak dengan wajah yang cemberut. (HR. Al-Haitsami).
Sarana penunjang yang lain yang harus disiapkan adalah materi yang halal untuk bekal ibadah Ramadhan. Idealnya seorang muslim telah menabung selama 11 bulan sebagai bekal ibadah Ramadhan. Sehingga ketika datang Ramadhan, dia dapat beribadah secara khusu’ dan tidak berlebihan atau ngoyo dalam mencari harta atau kegiatan lain yang mengganggu kekhusu’an ibadah Ramadhan.
Merencanakan Peningkatan Prestasi Ibadah (Syahrul Ibadah)
Ibadah Ramadhan dari tahun ke tahun harus meningkat. Tahun depan harus lebih baik dari tahun ini, dan tahun ini harus lebih baik dari tahun lalu. Ibadah Ramadhan yang kita lakukan harus dapat merubah dan memberikan output yang positif. Perubahan pribadi, perubahan keluarga, perubahan masyarakat dan perubahan sebuah bangsa. Allah SWT berfirman : « Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri » (QS AR- Ra’du 11). Diantara bentuk-bentuk peningkatan amal Ibadah seorang muslim di bulan Ramadhan, misalnya; peningkatan, ibadah puasa, peningkatan dalam tilawah Al-Qur’an, hafalan, pemahaman dan pengamalan. Peningkatan dalam aktifitas sosial, seperti: infak, memberi makan kepada tetangga dan fakir-miskin, santunan terhadap anak yatim, beasiswa terhadap siswa yang membutuhkan dan meringankan beban umat Islam. Juga merencanakan untuk mengurangi pola hidup konsumtif dan memantapkan tekad untuk tidak membelanjakan hartanya, kecuali kepada pedagang dan produksi negeri kaum muslimin, kecuali dalam keadaan yang sulit (haraj).
Menjadikan Ramadhan sebagai Syahrut Taubah (Bulan Taubat)
Bulan Ramadhan adalah bulan dimana syetan dibelenggu, hawa nafsu dikendalikan dengan puasa, pintu neraka ditutup dan pintu surga dibuka. Sehingga bulan Ramadhan adalah bulan yang sangat kondusif untuk bertaubat dan memulai hidup baru dengan langkah baru yang lebih Islami. Taubat berarti meninggalkan kemaksiatan, dosa dan kesalahan serta kembali kepada kebenaran. Atau kembalinya hamba kepada Allah SWT, meninggalkan jalan orang yang dimurkai dan jalan orang yang sesat.
Taubat bukan hanya terkait dengan meninggalkan kemaksiatan, tetapi juga terkait dengan pelaksanaan perintah Allah. Orang yang bertaubat masuk kelompok yang beruntung. Allah SWT. berfirman: “Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung” (QS An-Nuur 31).
Oleh karena itu, di bulan bulan Ramadhan orang-orang beriman harus memperbanyak istighfar dan taubah kepada Allah SWT. Mengakui kesalahan dan meminta ma’af kepada sesama manusia yang dizhaliminya serta mengembalikan hak-hak mereka. Taubah dan istighfar menjadi syarat utama untuk mendapat maghfiroh (ampunan), rahmat dan karunia Allah SWT. “Dan (dia berkata): “Hai kaumku, mohonlah ampun kepada Tuhanmu lalu bertobatlah kepada-Nya, niscaya Dia menurunkan hujan yang sangat deras atasmu, dan Dia akan menambahkan kekuatan kepada kekuatanmu, dan janganlah kamu berpaling dengan berbuat dosa.” (QS Hud 52)
Menjadikan bulan Ramadhan sebagai Syahrut Tarbiyah, Da’wah
Bulan Ramadhan harus dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh para da’i dan ulama untuk melakukan da’wah dan tarbiyah. Terus melakukan gerakan reformasi (harakatul ishlah). Membuka pintu-pintu hidayah dan menebar kasih sayang bagi sesama. Meningkatkan kepekaan untuk menolak kezhaliman dan kemaksiatan. Menyebarkan syiar Islam dan meramaikan masjid dengan aktifitas ta’lim, kajian kitab, diskusi, ceramah dll, sampai terwujud perubahan-perubahan yang esensial dan positif dalam berbagai bidang kehidupan. Ramadhan bukan bulan istirahat yang menyebabkan mesin-mesin kebaikan berhenti bekerja, tetapi momentum tahunan terbesar untuk segala jenis kebaikan, sehingga kebaikan itulah yang dominan atas keburukan. Dan dominasi kebaikan bukan hanya dibulan Ramadhan, tetapi juga diluar Ramadhan.
Menjadikan Ramadhan sebagai Syahrul Muhasabah (Bulan Evaluasi)
Dan terakhir, semua ibadah Ramadhan yang telah dilakukan tidak boleh lepas dari muhasabah atau evaluasi. Muhasabah terhadap langkah-langkah yang telah kita perbuat dengan senantiasa menajamkan mata hati (bashirah), sehingga kita tidak menjadi orang/kelompok yang selalu mencari-cari kesalahan orang/kelompok lain tanpa mau bergeser dari perbuatan kita sendiri yang mungkin jelas kesalahannya. Semoga Allah SWT senantiasa menerima shiyam kita dan amal shaleh lainnya dan mudah-mudahan tarhib ini dapat membangkitkan semangat beribadah kita sekalian sehingga membuka peluang bagi terwujudnya Indonesia yang lebih baik, lebih aman, lebih adil dan lebih sejahtera. Dan itu baru akan terwujud jika bangsa ini yang mayoritasnya adalah umat Islam kembali kepada Syariat Allah.

 Ada beberapa hal yang perlu diketehui tenyang Bulan Ramadhan
Apa Hukum Puasa itu?
Berpuasa pada bulan Ramadhan merupakan salah satu daripada Rukun Islam. Syariat ini diturunkan kepada umat Muhammad s.a.w. pada 10 Syaaban tahun ke-2 Hijrah. Makanya, wajiblah ia dilakukan oleh semua orang Islam. Puasa lain yang wajib ialah puasa kifarah dan puasa nazar.

Apakah syarat wajib menjalankan Ibadah Puasa?
Orang-orang Islam yang memenuhi syarat-syarat di bawah ini diwajibkan berpuasa pada bulan Ramadhan:
• Berakal/waras
• Baligh (cukup umur)
• Mampu/tidak uzur.

Apakah Syarat dalam Menjalankan ibadah Puasa?
Manakala syarat puasa itu diterima di dalam Islam (sah) ialah:
• Orang Islam
• Mumayyiz (tahu membezakan yang baik dan buruk)
• Suci daripada haid dan nifas
• Sempurna akal fikirannya pada hari itu
Dalam waktu yang dibolehkan berpuasa, yaitu bukan dalam tempoh haram puasa.


Apa Saja Rukun Pusa itu?
Rukun puasa ada dua, iaitu:
• Berniat pada malam harinya
• Imsak (menahan diri dari perkara-perkara yang membatalkan puasa mulai terbit fajar hingga terbenam matahari).

Apa Saja Sunat Menjalankan Ibadah Puasa?
Perkara-perkara berikut disunatkan ketika berpuasa:
• Makan sahur serta melambatkannya
• Menyegerakan berbuka dan sunat berbuka dengan buah kurma atau benda-benda yang manis atau air
• Menjamu orang-orang berbuka puasa
• Memperbanyakkan ibadah dan berbuat kebaikan.

Hal – hal Apa Saja Yang Dapat Membatalkan Puasa?
Manakala perkara-perkara berikut akan membatalkan puasa jika terjadi:
• Makan dan minum dengan sengaja
• Muntah dengan sengaja
• Bersetubuh atau keluar mani dengan sengaja
• Keluar darah haid atau nifas
• Gila (hilang akal)
• Pitam atau mabuk sepanjang hari.
• Merokok disiang hari.
• Murtad (keluar dari Islam)
• Memasukkan sesuatu ke dalam rongga terbuka

Mereka yang diizinkan berbuka:
Terdapat kelonggaran (harus) kepada golongan yang berikut untuk berbuka:
• Orang yang sakit .
• Orang yang berkerja buruh.
• Orang yang dalam musafir (perjalanan).
• Orang tua yang sudah lemah.
• Orang yang hamil dan ibu yang menyusukan anak.

Doa buka puasa
اللهم لك صمت وبك امنت وعلى رزقك أفطرت
Ya Allah, Aku telah berpuasa untuk Kau dan pada Kaulah aku mempercayai dan aku membuka puasa dengan apa yang Kau berikan


Hari-hari yang dilarang untuk puasa, yaitu :
- saat lebaran idul fitri 1 syawal dan idul adha 10 dzulhijjah
- Hari tasyriq : 11, 12, dan 13 zulhijjah

Puasa memiliki fungsi dan manfaat untuk membuat kita menjadi tahan terhadap hawa nafsu, sabar, disiplin, jujur, peduli dengan fakir miskin, selalu bersyukur kepada Allah SWT dan juga untuk membuat tubuh menjadi lebih sehat.

Keutamaan Puasa

1. Puasa adalah Perisai

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِنَّمَا الصِّيَامُ جُنَّةٌ يَسْتَجِنُّ بِهَا الْعَبْدُ مِنَ النَّارِ

“Puasa adalah perisai yang dapat melindungi seorang hamba dari api neraka.” (HR. Ahmad dan Baihaqi, dihasankan oleh Syaikh Al Albani dalam Shohihul Jami’)

2. Orang yang Berpuasa akan Mendapatkan Pahala yang Tak Terhingga

3. Orang yang Berpuasa akan Mendapatkan Dua Kebahagiaan

4. Bau Mulut Orang yang Bepuasa Lebih Harum di Hadapan Allah daripada Bau Misik/Kasturi

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

قَالَ اللَّهُ : كُلُّ عَمَلِ ابْنِ آدَمَ لَهُ إِلاَّ الصِّيَامَ ، فَإِنَّهُ لِى ، وَأَنَا أَجْزِى بِهِ . وَالصِّيَامُ جُنَّةٌ ، وَإِذَا كَانَ يَوْمُ صَوْمِ أَحَدِكُمْ ، فَلاَ يَرْفُثْ وَلاَ يَصْخَبْ ، فَإِنْ سَابَّهُ أَحَدٌ ، أَوْ قَاتَلَهُ فَلْيَقُلْ إِنِّى امْرُؤٌ صَائِمٌ . وَالَّذِى نَفْسُ مُحَمَّدٍ بِيَدِهِ لَخُلُوفُ فَمِ الصَّائِمِ أَطْيَبُ عِنْدَ اللَّهِ مِنْ رِيحِ الْمِسْكِ ، لِلصَّائِمِ فَرْحَتَانِ يَفْرَحُهُمَا إِذَا أَفْطَرَ فَرِحَ ، وَإِذَا لَقِىَ رَبَّهُ فَرِحَ بِصَوْمِهِ

“Allah berfirman,’Setiap amal anak Adam adalah untuknya kecuali puasa. Puasa tersebut adalah untuk-Ku dan Aku yang akan membalasnya. Puasa adalah perisai. Apabila salah seorang dari kalian berpuasa maka janganlah berkata kotor, jangan pula berteriak-teriak. Jika ada seseorang yang mencaci dan mengajak berkelahi maka katakanlah,’Saya sedang berpuasa’. Demi Dzat yang jiwa Muhammad berada di tangan-Nya, sesungguhnya bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah pada hari kiamat daripada bau misk/kasturi. Dan bagi orang yang berpuasa ada dua kegembiraan, ketika berbuka mereka bergembira dengan bukanya dan ketika bertemu Allah mereka bergembira karena puasanya’. “ (HR. Bukhari dan Muslim)

5. Puasa akan Memberikan Syafaat bagi Orang yang Menjalankannya

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

ا لصِّيَامُ وَالْقُرْآنُ يَشْفَعَانِ لِلْعَبْدِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ يَقُولُ الصِّيَامُ أَىْ رَبِّ مَنَعْتُهُ الطَّعَامَ وَالشَّهَوَاتِ بِالنَّهَارِ فَشَفِّعْنِى فِيهِ. وَيَقُولُ الْقُرْآنُ مَنَعْتُهُ النَّوْمَ بِاللَّيْلِ فَشَفِّعْنِى فِيهِ. قَالَ فَيُشَفَّعَانِ

“Puasa dan Al-Qur’an itu akan memberikan syafaat kepada seorang hamba pada hari kiamat nanti. Puasa akan berkata,’Wahai Tuhanku, saya telah menahannya dari makan dan nafsu syahwat, karenanya perkenankan aku untuk memberikan syafaat kepadanya’. Dan Al-Qur’an pula berkata,’Saya telah melarangnya dari tidur pada malam hari, karenanya perkenankan aku untuk memberi syafaat kepadanya.’ Beliau bersabda, ‘Maka syafaat keduanya diperkenankan.’” (HR. Ahmad, Hakim, Thabrani, periwayatnya shahih sebagaimana dikatakan oleh Al Haytsami dalam Mujma’ul Zawaid)

6. Orang yang Berpuasa akan Mendapatkan Pengampunan Dosa

Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wassallam bersabda,

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

“Barangsiapa yang berpuasa di bulan Ramadhan karena iman dan mengharap pahala dari Allah maka dosanya di masa lalu pasti diampuni”. (HR. Bukhari dan Muslim)

7. Bagi Orang yang Berpuasa akan Disediakan Ar Rayyan

Sahl bin Sa’d radhiyallahu ‘anhu berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِنَّ فِى الْجَنَّةِ بَابًا يُقَالُ لَهُ الرَّيَّانُ ، يَدْخُلُ مِنْهُ الصَّائِمُونَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ ، لاَ يَدْخُلُ مِنْهُ أَحَدٌ غَيْرُهُمْ ، يُقَالُ أَيْنَ الصَّائِمُونَ فَيَقُومُونَ ، لاَ يَدْخُلُ مِنْهُ أَحَدٌ غَيْرُهُمْ ، فَإِذَا دَخَلُوا أُغْلِقَ ، فَلَمْ يَدْخُلْ مِنْهُ أَحَدٌ

“Sesungguhnya di surga ada sebuah pintu yang bernama Ar-Royyaan. Pada hari kiamat orang-orang yang berpuasa akan masuk surga melalui pintu tersebut dan tidak ada seorang pun yang masuk melalui pintu tersebut kecuali mereka. Dikatakan kepada mereka,’Di mana orang-orang yang berpuasa?’ Maka orang-orang yang berpuasa pun berdiri dan tidak ada seorang pun yang masuk melalui pintu tersebut kecuali mereka. Jika mereka sudah masuk, pintu tersebut ditutup dan tidak ada lagi seorang pun yang masuk melalui pintu tersebut”. (HR. Bukhari dan Muslim)

Semoga pembahasan di atas dapat mendorong kita agar lebih bersemangat untuk mendapatkan keutamaan berpuasa di bulan Ramadhan dengan cara menghiasi hari-hari di bulan yang penuh berkah tersebut dengan amal saleh yang sesuai dengan tuntunan Allah dan Rasul-Nya yang mulia.

Makalah diatas hanya Bab I Pendahuluan saja, untuk mendapatkan Bab II Isi dan Bab III Penutup silahkan tinggalkan peasn dan alamat email anda dibawah kotak komentar di bawah ini. Maka saya akan kirim format makalah lengkap yang sudah jadi dan tinggal dicetak :)
more →
Kamis, 18 Agustus 2011

3
Penting, Cek Berat dan Loading Blog anda !

Mengedit blog untuk menjadi sebagus dan secantik mungkin merupakan sesuatu yang sering dilakukan para pemilik blog. Hal ini dilakukan biasanya supay orang yang berkunjung ke blog bisa nyaman karena blog kita enak dipandang sehingga para pengunjung akan kembali lagi suatu hari anti untuk berkunjung lagi.

Tapi kebanyakan para pemilik blog atau website mempercantik atau mengedit blognya tidak memperhitungkan berapa banyak widget atau tambahan - tambahan yang dia pasang. Sehingga apa yang terjadi jika terlalu banyak mengedit atau meberi tambahan - tambahan plugin/widget? Yang terjadi adalah blog kita akan lama loadingnya dikarenakan ukuran templatenya besar, biasanya ukuran template yang ideal adalah sekitar 60kb jadi jika template blog anda ukurannya sampai 100kb bisa dibayangkan berapa lama loading ke blog anda.

Jika itu sudah terjadi bukan pengunjung blog kita akan ramai tapi para pengunjung bog akan tidak lagi berkunjung ke blog anda dikarenakan loading yang lama walaupun sebenarnya lama tidaknya loading tergantung dari layanan internet yang digunakan.

Pernahkan anda mencoba menegcek seberapa berat blog anda, kalo belum segeralah mencoba cek berat dan kecepatan loading blog anda supaya berat blog anda ideal. Keuntungan dari berat blog yang ideal adalah loading blog anda tidak lambat dan yang paling penting pengunjung blog anda akan tetap setia berkunjung dikarenakan merasa nyaman berkunjung :).

Lansung saja masukkan alamat blog anda dibawah ini :


Your domain(s): Enter each address on a new line (Maximum 10)




(eg. iwebtool.com)




Powered by iWEBTOOL
more →
Rabu, 17 Agustus 2011

4
Pendiri Paypal akan Membuat Negara Terapung

Waalaa. .Saya sempat tidak percaya dengan berita yang satu ini. Pasti sobat blogger sudah tahukan Paypal, kalu belum tau saya kasih sedikit penjelasannya saja ya. paypal adalah bisa disebut sebagai bank di Internet, jadi ketika kita berbisnis di Internet kita bisa menggunakan fasilitas dari paypal ini.

Namun kali ini saya tidak akan membahas lebih jauh tentang paypal karena saya juga tidak terlalu tau soal Paypal tapi kita akan membahas Pendiri Paypal. .hhe

Nah kabarnya Pendiri Pay Pal yang juga investor awal Facebook, Peter Thiel, telah mendonasikan US$1,25juta untuk proyek pulau terapung di perairan internasional. Proyek ambisius ini menargetkan pembangunan sebuah negara baru yang sama sekali tidak terikat dengan sistem hukum mana pun kecuali hukum internasional. Waooow mantab g tuh sobat blogger denagn uang yang segitu banyaknya dia akan membuat negara terapung.

Majalah Details mengupas, Thiel menjadi penyokong utama Institut Seasteading yang menyelenggarakan sayembara pembangunan pulau ini. Pulau ini akan dibangun berdasarkan fondasi kilang minyak lepas pantai di laut internasional. Dari pulau ini, akan dikembangkan hukum baru yang bebas dari hukum negeri mana pun seperti tak ada upah minimum atau kelonggaran pemilikan senjata.

"Banyak orang yang menyebut ini tidak mungkin," kata Thiel seperti dilansir Details, Agustus 2011. "Padahal ini adalah ide bagus. Kita tidak harus memikirkan orang-orang itu karena ketika mereka berpikir tidak mungkin maka mereka tidak menganggap kita serius," ujarnya.

Patri Friedman dari Institut Seasteading menyatakan kelompok ini akan meluncurkan sebuah taman kantor di perairan San Fransisco tahun depan. Pemukiman akan didirikan tujuh mendatang.

Thiel bukan kali ini saja membuat heboh. Tahun ini, dia juga meluncurkan dana sayembara US$1,5 miliar untuk mengarahkan para pengusaha melewatkan saja perkuliahan.

Sementara, bos Lembah Silikon lain, pendiri Amazon Jeff Bezos, mengumumkan Juni lalu akan membiayai proyek "Clock of the Long Now." Jam yang dibangun di sebuah pegunungan di barat Texas ini didesain untuk terus berdetak selama 10.000 tahun ke depan. Memang kalo sudah banyak duwit bisa melakukan apa saja, tapi yang terpenting duwit yang kita punya bisa berguna buat diri sendiri dan orang lain, betul tidak :D

Sekian info dari saya :)
more →
 

Site Info

Page Ranking Tool

Recent Comment

Followers